Senin, 15 November 2010

Perjalanan Satu Babak


Entah berjalan atau berlari
Aku
Dalam arus sunyi
          Kemana? Tanya Mereka
          Diam
          Senyap Menyergap
Stasiun hampir sampai kurasa
Suara-suara bergema
Bercampur semburat cahaya berwarna
          Aku enggan bangun
          Lalu terdampar dalam padang ilalang
          Kering dan membuat pening
Bolehkah ku terduduk lebih lama?
Meski sekedar meniup debu
Atau menyisir tali rapi
          Ya, petaku memang buram
          Tiket terusan masih angan
          dan bekal terjarang
Tapi Sang Agung Maha tahu
Aku harus terbangun
sebelum pintu tertutup
Aku turun

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberi saran dan kritik yang bermanfaat dan beradab ya... Jazakillah