Jumat, 23 Agustus 2013

Beda Agama, Satu Tuhan? (MIMPI!!!)

“Nie, nonton yuk! Ane ada film baru nih!” ajak Rita di suatu sore
“Film apaan?” tanyaku cuek. Soalnya ane lagi asyik baca artikel terbaru di salah satu website favorite ane di www.thisisgender.com
“Film tanda tanya yang di sutradari Hanung Bramunianto” jawab Rita dengan muka bersemangat.


“Heeeh??” ane kaget saat Rita ngucapin judul filmnya.
“knapa?” tanyanya heran. “Film lama sih, tapi katanya bagus loh. Membuka cara berpikir!” lanjutnya dengan tetap bersemangat
Hmph.... kurang informasi nih orang! Pikirku.
“ane udah nonton sih. Tapi ga papa, putar aja!” ucapku. Meski aku tahu, film itu sarat nilai-nilai yang menyesatkan tapi kupikir bagus juga jika Rita kubiarkan menonton dulu dan meliat reaksinya nanti.
Selama film berputar, beberapa kali kulihat kening Rita berkerut dan kerut itu tidak juga hilang saat film itu beakhir.
“Kayaknya ada yang aneh ya!” katanya pelan.
“emang!” jawabku sekenanya sambil nyengir.
“Masa iya, semua agama menuju satu Tuhan?” tanyanya dengan tatapan menerawang.
Waduh, gaswat! Filternya goyah nih! Batinku
“Hm.. kalo emang iya, coba ente jawab beberapa pertanyaan ini” tanyaku

1.     Jika semua agama sama, kenapa Allah membedakan istilah antara orang Kafir, Musyrik, Munafik, Muslim?
2.    Jika menyembah berhala dan sebangsanya dibenarkan, buat apa Allah mengutus nabi-nabi dan Rasul untuk mendakwahkan Tauhid yang benar?
3.    Jika semua agama benar buat apa Allah menurunkan Al Qur’an yang jelas-jelas diturunkan sebagai petunjuk, pembeda, pemberi peringatan
4.    Jika semua agama benar, maka ngapain ikuti ibadah Islam yang harus sholat lima kali sehari, puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan, dll?
5.    Jika semua agama benar, jadi semua masuk surga, maka untuk apa ada neraka? Untuk apa setan susah-susah menyesatkan manusia ?
6.    Jika semua agama benar, orang bisa aja gonti-ganti agama tiap hari atau jika perlu tiap menit dong?
Ngedenger pertanyaan-pertanyaan itu Kening Rita makin berkerut.
Setelah jeda beberapa lama, akirnya tatapan matanya kembali berbinar “Widiiih... iya juga ya!” ucapnya sambil menepok jidatnya.


“Hahaha... kacaukan, bayangin aja kalo itu terjadi. Pagi-pagi masih sholat Subuh, eh... siangnya ikut misa digereja trus sorenya ibadah di klenteng!” ujarku yang disusul cekikik Rita yang membayangkan orang gila macam apa yang bakal melakukan itu.

Padahal udah jelas-jelas Allah menerangkan bahwa HANYA Islam, agama yang benar.

Barangsiapa mencari Dien selain Dien Islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (Dien itu)daripadanya, dan Dia di akhirat Termasuk orang-orang yang rugi. (QS Al Imran (3) : 85)
Sadar atau ga sadar, memang ada virus pemikiran jahat yang sedang dihembuskan ke otak kita melalui berbagai macam cara. Ada lewat tulisan fiski atau ilmiah, film, musik, berita, seminar, atau sekedar obrolan ringan disore hari sambil makan kacang.
Virus itu mencoba menginfeksi akal umat Islam untuk menerima pemikiran bahwa semua agama adalah sama. Sama-sama menyembah Tuhan yang sama cuma beda caranya aja. Jadi semua orang dari agama apapun berhak masuk Surga.

So... seperti pesannya bang Napi, WASPADALAH..WASPADALAH.....!!!!

Semoga Allah terus memberikan hidayahnya kepada kita semua agar kita tidak termasuk orang-orang yang merugi. Aaamiin...

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberi saran dan kritik yang bermanfaat dan beradab ya... Jazakillah