“Nie, nonton yuk! Ane ada film baru nih!” ajak Rita di suatu
sore
“Film apaan?” tanyaku cuek. Soalnya ane lagi asyik baca
artikel terbaru di salah satu website favorite ane di www.thisisgender.com
“Film tanda tanya yang di sutradari Hanung Bramunianto” jawab
Rita dengan muka bersemangat.
“Heeeh??” ane kaget saat Rita ngucapin judul filmnya.
“knapa?” tanyanya heran. “Film lama sih, tapi katanya bagus
loh. Membuka cara berpikir!” lanjutnya dengan tetap bersemangat
Hmph.... kurang informasi nih orang! Pikirku.
“ane udah nonton sih. Tapi ga papa, putar aja!” ucapku. Meski
aku tahu, film itu sarat nilai-nilai yang menyesatkan tapi kupikir bagus juga
jika Rita kubiarkan menonton dulu dan meliat reaksinya nanti.
Selama film berputar, beberapa kali kulihat kening Rita
berkerut dan kerut itu tidak juga hilang saat film itu beakhir.
“Kayaknya ada yang aneh ya!” katanya pelan.
“emang!” jawabku sekenanya sambil nyengir.
“Masa
iya, semua agama menuju satu Tuhan?” tanyanya dengan tatapan menerawang.
Waduh,
gaswat! Filternya goyah nih! Batinku
“Hm..
kalo emang iya, coba ente jawab beberapa pertanyaan ini” tanyaku
1.
Jika
semua agama sama, kenapa Allah membedakan istilah antara orang Kafir, Musyrik, Munafik,
Muslim?
2.
Jika
menyembah berhala dan sebangsanya dibenarkan, buat apa Allah mengutus nabi-nabi
dan Rasul untuk mendakwahkan Tauhid yang benar?
3.
Jika
semua agama benar buat apa Allah menurunkan Al Qur’an yang jelas-jelas
diturunkan sebagai petunjuk, pembeda, pemberi peringatan
4.
Jika
semua agama benar, maka ngapain ikuti ibadah Islam yang harus sholat lima kali
sehari, puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan, dll?
5.
Jika
semua agama benar, jadi semua masuk surga, maka untuk apa ada neraka? Untuk apa
setan susah-susah menyesatkan manusia ?
6.
Jika
semua agama benar, orang bisa aja gonti-ganti agama tiap hari atau jika perlu
tiap menit dong?
Ngedenger pertanyaan-pertanyaan itu Kening Rita makin berkerut.
Setelah jeda beberapa lama, akirnya tatapan matanya kembali berbinar “Widiiih...
iya juga ya!” ucapnya sambil menepok jidatnya.
“Hahaha... kacaukan, bayangin aja kalo itu terjadi. Pagi-pagi masih
sholat Subuh, eh... siangnya ikut misa digereja trus sorenya ibadah di
klenteng!” ujarku yang disusul cekikik Rita yang membayangkan orang gila macam
apa yang bakal melakukan itu.
Padahal udah jelas-jelas Allah menerangkan bahwa HANYA Islam, agama yang
benar.
Barangsiapa mencari Dien selain
Dien Islam, Maka sekali-kali tidaklah akan diterima (Dien itu)daripadanya, dan
Dia di akhirat Termasuk orang-orang yang rugi. (QS Al Imran (3) : 85)
Sadar atau ga sadar, memang ada virus pemikiran jahat yang
sedang dihembuskan ke otak kita melalui berbagai macam cara. Ada lewat tulisan
fiski atau ilmiah, film, musik, berita, seminar, atau sekedar obrolan ringan
disore hari sambil makan kacang.
Virus itu mencoba menginfeksi akal umat Islam untuk menerima
pemikiran bahwa semua agama adalah sama. Sama-sama menyembah Tuhan yang sama
cuma beda caranya aja. Jadi semua orang dari agama apapun berhak masuk Surga.
So...
seperti pesannya bang Napi, WASPADALAH..WASPADALAH.....!!!!
Semoga Allah terus memberikan hidayahnya kepada kita semua agar kita tidak
termasuk orang-orang yang merugi. Aaamiin...

0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberi saran dan kritik yang bermanfaat dan beradab ya... Jazakillah